Kamis, 06 Desember 2012

masa pra remaja bersama teman-teman ini ceritaku


MASA PRA REMAJA BERSAMA TEMAN – TEMAN

Awal ku mengenal sebuah kota yang setiap harinya jalan tuh tak lagi sepi tapi hiruk pikuk suara kendaraan bermotor sangat bising dan polusi. Beda dengan desa yang aku tempati masa SD sejuk tanpa polusi dan rindang. Itulah kehidupan bertambahnya waktu tidaklah semakin baik makin semakin memburuk.
Pertemuan yang singkat saat semua siswa baru di kumpulkan di tengah lapangan pada pagi hari untuk melakukan sebuah kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS). Saya begitu banyak memiliki teman dari berbagai macam SD yang di kota maupun yang di desa. Pagilanku di SMP alfin tapi gara-gara kakak tingkatku setiap hari ketua osis memanggil ku dengan sebutan ”epin” itulah sebabnya temanku pagil aku itu.
Saya sangat senang sekali memiliki teman yang tak pernah lupa saat saya duduk di kelas 7 D teman saya yang paling akrab adalah putri (si kacamata badman), anisa (si mama lorent), luki (si pikun), yustisia (si ambon), titi (si gendhut), carolina (si endel), vina (si penot), bagus (si gecol), wanwi (si mince), farizha (si arab pati genah), randhi (si bencus), idham (mbah idham), dias (si cagak krewol) dan Rosalina (si cebol).

Kemudian kenaikan kelas 8 E teman saya bertambah walaupun kita pisah kelas dari kelas tujuh tapi kita juga sering main bersama dan ngobrol-ngobrol bersama nongkrong di café Unikated  yang sekarang menjadi café pujasera di Universitas Kanjuruhan dekat dengan sekolah ku. Teman-temanku bertambah yang di kelas yaitu ika (si item), tika (si ngompol), maria (si model), galuh(si lulur) adelia (si jupe), sandra (si montok), laila (si kemayu), rindi (si jongus), hendro (si curut), rudi (si repon), riki (si negro), kay (si imut), arya (si idola/ play boy) itu lah teman yang kita selalu bersama mulai dari les primagama, di sekolahan, nongkrong di café, jalan-jalan ke mall, dan main-main kerumah.
Kenaikan kelas saya dan teman-temanku naik ke kelas 9 C dimana kelas ini ditempati anak yang berprestasi nilai peringkatnya mulai dari kelas 7 sampai kelas 8 kumpul di kelas ini. Ku kira anak pinter-pinter dan rajin-rajin mereka itu individu tapi ini tidak mereka malah menjalin kekompakkan solidaritas tinggi dan sosialnya ada.
Aku berterima kasih kepada ketua kelas 9 C yang telah membuktikan kekelas lainnya bahwa anak pandai dan berprestasi juga memiliki jiwa rasa persahabatan. Banyak sekali teman-temanku kelas 9 tak pernah sedikitpun aku ada konflik sama mereka berbeda saat aku masa SD.

Aku berteman tidak hanya mengenal teman setiap 1 kelasku saja tapi kakak tingkat dan adek tingkatpun ku mengenal akrab. Setiap bertemu selalu sapa dan tersenyum. Apalagi mulai kelas 7-9 aku begitu banyak yang mengenali dan dari awal sudah banyak yang tahu tentang saya. Di SMP 12 Malang inilah prestasi yang ku tujukan banyak sekali, mulai mendapatkan piagam, piala, sertifikat, uang, beasiswa ,dan juga teman dari berbagai daerah dSMP se-Malang raya.
Ujian nasional telah berlangsung alhamdulilah semua teman-temanku lulus kecuali anak 1 dia adalah dias (yayan panggilan dirumahnya / si cagak krewol) aku sedih saat wisuda tak melihat raut wajahnya dia. Aku sama teman-teman setelah pulang dari wisuda dan membersihkan sanggulan di salon saya dengan teman-teman bergegas untuk mengunjungi dias kerumahnya.
Kami dan teman-teman memberikan dukungan agar dia tidak patah semangat lagi. Setelah dari rumah si cagak krewul, teman-temanku main kerumah. Seperti biasa ibu yang belanja masakan,,,aku sama teman-teman cowok dan cewek yang masak dan makan bersama-sama…
Ikh,,, ku ingat si curut dia itu kopros banget,,,,,ngentut besar lagi bau lagi,,saat di dapur  uda bau brambang gak enak egh,,,, dia kentutt… ikhh… curut kemprus,,, ntar masakannya mana enak kena bumbu penyedap entutmu itu bau telur busuk.”kata si kacamata badman sambil nutupi hidung dengan suara cemengkling.
Ayah dan ibu ku senang melihat ke akrabanku dengan teman-teman dan saat kita bermain berbeda saat aku masa SD, dari situlah ayah dan ibuku beri kebebasanku untuk aku berteman dengan siapa saja asal ayah dan ibuku tau dan mengenal anak itu. Aku tak pernah juga di kengkang untuk bermain kerumah siapa?
Selain itu, teman dikota beda dengan teman di desa ku,,, kalau teman didesa tuh suka iri dan tidak senang temannya punya kelebihan, kalau kita pelit gak belikan jajan atau ngasih uang gak di temani beda dengan temanku di kota mereka tidak seperti itu, lagipula dengan aku sangat cocok kita sama-sama suka shoping dan jalan-jalan.
Ngajak teman desa apa-apa naik angkutan aku, makan aku teruz juga belanja baju masa’ dia uda nemani kita dan main gak belikan juga. uhg,,,,,dari situ ternyata sangat terlihat jelas perbandingan antara anak desaku dengan teman di kota.
Ku menyadari bahwa tuh karena factor ekonomi dikeluarganya,tapi ada juga teman dia tuh sok bangett kayak gak maw orang lain itu punya kelebihan,,,,kalau teringat masa sekolah dasar juga benci dan sebel karena sekarang ku sudah dewasa temenku juga sudah banyak dan bisa diajak saling berbagi bersama.
alhamdulilah yah,,,,,sampai sekarang saya masih bisa berkomunikasi dan sering kumpul-kumpul nongkrong kelangganan kita ke cofe time.
Kebersamaan tuh lah sahabat yang tak pernah kulupakan dari hal lucu,hal berantem, hal aneh.nie kejadian yang tak pernah ku lupakan dan selalu teringat setiap pulang sekolah saat aku kelas 9C, saya selalu pulang sekolah dengan teman saya si item, si ngompol, si endel, dan si luntung endut.
Waktu kita jalan pulang lewat perkampungan ada sebuah rumah yang setiap hari lewati saat pulang rumah itu selalu jemur kasur bantal guling dan selimut. Kemudian setiap di depan rumah tersebut, ”egh,,kamu tuh klau tdur jangan ngompol aja tung endut,,,masa di rutan gak ada pampers sih,,”kata si item,,
Kalau selimut di jemur yang buat ejek-ejekkan epin,”epin nie,,selimut slalu di ileri ae,,makax klau bobok jangan ndoweh..”kata si endel. Pokoknya setiap didepan rumah itu kita saling olok-olokan dan ejek-ejekan sampai orang yang punya rumah itu keluar dengan membawa sulak (kebus) ditaruh tangan di atas sambil berkata ”heehhhh,,,awaz kalau setiap hari ramai lewat depan rumahku tak balang ma sulak loh”,,aku pun sama teman-teman lari.

Karena kedebukkan anjing di rumah tetaga tuh bangun dan  di kira si model, anjing tuh tdur dan terbangun karena di lempar’i ma blimbing wuluh dikira di tali ternyataa sama pemiliknya di lepas,,, huiiihhh…kita lari sekenceng mungkinnn… lariiiiiii…. huahh,,,,, anjing tuh semakin mengejar untungnya kita saling berpencar sehingga anjing tuh diam bingung… dan cari kita yang mana..egh,,,aku dan si model uda laari masuk kerumah orang, teruz si item dan si endel lari kegang kecil sembunyi, si lutung endut naik di pohon mangga,, hehehhehh,,lucu baget yah saat tuh,,,yang aku dimarai sama anak kecil,,dikira aku maling karena aku masuk pagar rumahnya orang.
Esok harinya kitapun tetap saja lewat perkampungan warga Kristen, dan semakin banyak teman-teman yang saya ajak dan sensansi yang terjadi setiap lewat situ,jadi kangennn dan teringat teman-teman saat bermain-main. Cukup ini yang bisa aku ceritakan karena hal ini yang bisa mengenang aku saat bersama dengan seorang teman dan sahabat-sahabatku di masa pra remaja.
Terima kasih buat teman-temanku semua yang masih mengontak ku dan masih hubungi aku juga menemuiku untuk mengajak jalan-jalan dan nongkrong.

masa pra remaja bersama teman-teman ini ceritaku


MASA PRA REMAJA BERSAMA TEMAN – TEMAN

Awal ku mengenal sebuah kota yang setiap harinya jalan tuh tak lagi sepi tapi hiruk pikuk suara kendaraan bermotor sangat bising dan polusi. Beda dengan desa yang aku tempati masa SD sejuk tanpa polusi dan rindang. Itulah kehidupan bertambahnya waktu tidaklah semakin baik makin semakin memburuk.
Pertemuan yang singkat saat semua siswa baru di kumpulkan di tengah lapangan pada pagi hari untuk melakukan sebuah kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS). Saya begitu banyak memiliki teman dari berbagai macam SD yang di kota maupun yang di desa. Pagilanku di SMP alfin tapi gara-gara kakak tingkatku setiap hari ketua osis memanggil ku dengan sebutan ”epin” itulah sebabnya temanku pagil aku itu.
Saya sangat senang sekali memiliki teman yang tak pernah lupa saat saya duduk di kelas 7 D teman saya yang paling akrab adalah putri (si kacamata badman), anisa (si mama lorent), luki (si pikun), yustisia (si ambon), titi (si gendhut), carolina (si endel), vina (si penot), bagus (si gecol), wanwi (si mince), farizha (si arab pati genah), randhi (si bencus), idham (mbah idham), dias (si cagak krewol) dan Rosalina (si cebol).

Kemudian kenaikan kelas 8 E teman saya bertambah walaupun kita pisah kelas dari kelas tujuh tapi kita juga sering main bersama dan ngobrol-ngobrol bersama nongkrong di café Unikated  yang sekarang menjadi café pujasera di Universitas Kanjuruhan dekat dengan sekolah ku. Teman-temanku bertambah yang di kelas yaitu ika (si item), tika (si ngompol), maria (si model), galuh(si lulur) adelia (si jupe), sandra (si montok), laila (si kemayu), rindi (si jongus), hendro (si curut), rudi (si repon), riki (si negro), kay (si imut), arya (si idola/ play boy) itu lah teman yang kita selalu bersama mulai dari les primagama, di sekolahan, nongkrong di café, jalan-jalan ke mall, dan main-main kerumah.
Kenaikan kelas saya dan teman-temanku naik ke kelas 9 C dimana kelas ini ditempati anak yang berprestasi nilai peringkatnya mulai dari kelas 7 sampai kelas 8 kumpul di kelas ini. Ku kira anak pinter-pinter dan rajin-rajin mereka itu individu tapi ini tidak mereka malah menjalin kekompakkan solidaritas tinggi dan sosialnya ada.
Aku berterima kasih kepada ketua kelas 9 C yang telah membuktikan kekelas lainnya bahwa anak pandai dan berprestasi juga memiliki jiwa rasa persahabatan. Banyak sekali teman-temanku kelas 9 tak pernah sedikitpun aku ada konflik sama mereka berbeda saat aku masa SD.

Aku berteman tidak hanya mengenal teman setiap 1 kelasku saja tapi kakak tingkat dan adek tingkatpun ku mengenal akrab. Setiap bertemu selalu sapa dan tersenyum. Apalagi mulai kelas 7-9 aku begitu banyak yang mengenali dan dari awal sudah banyak yang tahu tentang saya. Di SMP 12 Malang inilah prestasi yang ku tujukan banyak sekali, mulai mendapatkan piagam, piala, sertifikat, uang, beasiswa ,dan juga teman dari berbagai daerah dSMP se-Malang raya.
Ujian nasional telah berlangsung alhamdulilah semua teman-temanku lulus kecuali anak 1 dia adalah dias (yayan panggilan dirumahnya / si cagak krewol) aku sedih saat wisuda tak melihat raut wajahnya dia. Aku sama teman-teman setelah pulang dari wisuda dan membersihkan sanggulan di salon saya dengan teman-teman bergegas untuk mengunjungi dias kerumahnya.
Kami dan teman-teman memberikan dukungan agar dia tidak patah semangat lagi. Setelah dari rumah si cagak krewul, teman-temanku main kerumah. Seperti biasa ibu yang belanja masakan,,,aku sama teman-teman cowok dan cewek yang masak dan makan bersama-sama…
Ikh,,, ku ingat si curut dia itu kopros banget,,,,,ngentut besar lagi bau lagi,,saat di dapur  uda bau brambang gak enak egh,,,, dia kentutt… ikhh… curut kemprus,,, ntar masakannya mana enak kena bumbu penyedap entutmu itu bau telur busuk.”kata si kacamata badman sambil nutupi hidung dengan suara cemengkling.
Ayah dan ibu ku senang melihat ke akrabanku dengan teman-teman dan saat kita bermain berbeda saat aku masa SD, dari situlah ayah dan ibuku beri kebebasanku untuk aku berteman dengan siapa saja asal ayah dan ibuku tau dan mengenal anak itu. Aku tak pernah juga di kengkang untuk bermain kerumah siapa?
Selain itu, teman dikota beda dengan teman di desa ku,,, kalau teman didesa tuh suka iri dan tidak senang temannya punya kelebihan, kalau kita pelit gak belikan jajan atau ngasih uang gak di temani beda dengan temanku di kota mereka tidak seperti itu, lagipula dengan aku sangat cocok kita sama-sama suka shoping dan jalan-jalan.
Ngajak teman desa apa-apa naik angkutan aku, makan aku teruz juga belanja baju masa’ dia uda nemani kita dan main gak belikan juga. uhg,,,,,dari situ ternyata sangat terlihat jelas perbandingan antara anak desaku dengan teman di kota.
Ku menyadari bahwa tuh karena factor ekonomi dikeluarganya,tapi ada juga teman dia tuh sok bangett kayak gak maw orang lain itu punya kelebihan,,,,kalau teringat masa sekolah dasar juga benci dan sebel karena sekarang ku sudah dewasa temenku juga sudah banyak dan bisa diajak saling berbagi bersama.
alhamdulilah yah,,,,,sampai sekarang saya masih bisa berkomunikasi dan sering kumpul-kumpul nongkrong kelangganan kita ke cofe time.
Kebersamaan tuh lah sahabat yang tak pernah kulupakan dari hal lucu,hal berantem, hal aneh.nie kejadian yang tak pernah ku lupakan dan selalu teringat setiap pulang sekolah saat aku kelas 9C, saya selalu pulang sekolah dengan teman saya si item, si ngompol, si endel, dan si luntung endut.
Waktu kita jalan pulang lewat perkampungan ada sebuah rumah yang setiap hari lewati saat pulang rumah itu selalu jemur kasur bantal guling dan selimut. Kemudian setiap di depan rumah tersebut, ”egh,,kamu tuh klau tdur jangan ngompol aja tung endut,,,masa di rutan gak ada pampers sih,,”kata si item,,
Kalau selimut di jemur yang buat ejek-ejekkan epin,”epin nie,,selimut slalu di ileri ae,,makax klau bobok jangan ndoweh..”kata si endel. Pokoknya setiap didepan rumah itu kita saling olok-olokan dan ejek-ejekan sampai orang yang punya rumah itu keluar dengan membawa sulak (kebus) ditaruh tangan di atas sambil berkata ”heehhhh,,,awaz kalau setiap hari ramai lewat depan rumahku tak balang ma sulak loh”,,aku pun sama teman-teman lari.

Karena kedebukkan anjing di rumah tetaga tuh bangun dan  di kira si model, anjing tuh tdur dan terbangun karena di lempar’i ma blimbing wuluh dikira di tali ternyataa sama pemiliknya di lepas,,, huiiihhh…kita lari sekenceng mungkinnn… lariiiiiii…. huahh,,,,, anjing tuh semakin mengejar untungnya kita saling berpencar sehingga anjing tuh diam bingung… dan cari kita yang mana..egh,,,aku dan si model uda laari masuk kerumah orang, teruz si item dan si endel lari kegang kecil sembunyi, si lutung endut naik di pohon mangga,, hehehhehh,,lucu baget yah saat tuh,,,yang aku dimarai sama anak kecil,,dikira aku maling karena aku masuk pagar rumahnya orang.
Esok harinya kitapun tetap saja lewat perkampungan warga Kristen, dan semakin banyak teman-teman yang saya ajak dan sensansi yang terjadi setiap lewat situ,jadi kangennn dan teringat teman-teman saat bermain-main. Cukup ini yang bisa aku ceritakan karena hal ini yang bisa mengenang aku saat bersama dengan seorang teman dan sahabat-sahabatku di masa pra remaja.
Terima kasih buat teman-temanku semua yang masih mengontak ku dan masih hubungi aku juga menemuiku untuk mengajak jalan-jalan dan nongkrong.

ceritaku di masa kecil sewaktu sekolah dasar



MASA KECIL DI SD KARANGDUREN No.02 & No.03

Alangkah indahnya sekiranya sekolah dapat menjadi tempat yang menyenangkan. Bermain dengan teman sebaya, bercanda tawa, berolahraga bersama, belajar bersama, dan pulang bersama. Kecerian yang kulakukan sirna setelah ku mengalami ada seorang teman musuh dalam selimut (konco suka hasut orang dan memfitnah) dari situlah aku mulai menyimpan rasa dendam dengan seorang teman yang telah jahat denganku.
Setiap ku bersama teman yang lain dia seakan iri melihat apa yang ku miliki memang ke 2 ortuku saat ku kecil dimanja apa yang ku minta slalu terpenuhi mungkin anak lain tak dimiliki. Itulah kelebihanku semua sadaraku menyayangiku dan selalu memanjakanku apa yang ku pinta selalu di turuti,namanya juga anak kecil dan aku sendiri juga suka pamer setiap barang baru yang ku dibelikan oleh ayah ibu maupun sadara-sadaraku. Karena ku senang waktu itu buat manas-manasi temanku yang suka iri dengan apa yang kumiliki.
Temenku,,,eghh,,,,kagak taunya dia bicara sama si Galih. Galih ini adalah cowok yang suka sama aku sejak kelas 1, dia sangat menyebalkan dan dia itu cowok aneh sek cilik umur sa’itik bisa-bisanya cinta-cintaan, aku waktu itu gak percaya dia suka ma aku dan aku juga gak suka ma dia,,,uda gendut putih pendek kayak boboho apalagi kalau dia berkeringat tuch,,,, hadoughhhh,,,, bulsheett dech,,,baunya tak ketulungan buat orang muntah dengan mudahnya tuh,,,,
Istirahat telah tiba dia lagi dekati aku yang saat tuh ku duduk di bawah pohon bamboo kuning nyebrang kekolam,,di situlah dia menyatakan suka saat aku kelas 3,,tapi aku bilang sama dia,aku gak mau pacaran dan aku gak suka sama kamu, kamu arek’e kopros kecut gendut elek sukanya nyonto.
Selain itu, sama ibu saya tidak dijinkan untuk pacaran kalau sudah besar dan waktunya boleh, kemudian aku buang coklat yang di berikan dia soalnya aku gak suka sama dia aku dipermalukan sama semua teman dan mas kholik pun juga tau saat tuh kakaku kelas 6 jadi kakaku yang pantau aku saat aku dikerjain sama siapa saja yang mau jahatin aku, kakaku tuh lah yang melindungi aku. Setelah kakakku lulus aku jadi kesepian dan pulang-pulang sering nangis gara-gara temen, untung ada teman yang baik sama aku dan terbuka sama aku. Itu adalah lita, novi,kiki.
Sepulang dari sekolah lita datang kerumah ku dan bicara sama aku ternyata eghhh,,,gak taunya si mendung tuh ngompor’i dari belakang ke galih dan galuh, akhirnya si kembar tengkar. Aku kasihan sama galuh gara-gara galih dia jadi kena getahnya dan akhirnya galuh marah sama aku, si galih ini membuang tepaknya si galuh karena galuh mau bicara sama maminya kalau galih tadi istirahat bicara suka sama aku.
Sepulang dari sekolah mereka bertengkar dan saya di hadang sama temen-temennya galih (maaf, aku lupa siapa namanya karena gak begitu terkenal dan dekat cih waktu dikelas) kebetulan sekali ibu ku setia menjemputku selalu dengan sepeda mininya,,, teruz aku pura-pura nangiz dan lari-lari,,,, Ibu ku langsung marah-marah (nglabrak arek -arek) temen-temen lari ketakutan sama ibu ku dan esoknya mereka tidak menggagu lagi,,,
Berjalannya waktu semakin hari dia selalu ngerjain aku tiada henti dan ungkapkan isi hatinya, kalau ditolak selalu marah-marah.
Setelah itu kenaikan kelas 5, galih masih saja mengatakan suka dengan aku namanya aku yah tetap kalau bilang TIDAK YA TETAP TIDAK… egh,,,, si galih marah-marah, sebelum pulang setiap hari anak kelas 5 ada piket kelas,saat tuh aku sedang piket gak taunya tasku sama sepatuku dibuang kekolam sama si galih, dan si mendung ketawa bahagia liat aku nyeblung kolam untuk ambil tas ma sepatu,,,untung ada pak bi (tukang kebun disekolah ku) jadi aku bisa diselamatkan soalnya kolamnya dalam banget dan aku karena panik takut kakiku ada yang njiret jadi aku gak berenang malah hampir tenggelam, untungnya ada mbak astik yang pagil pak bi,,dan aku segera di tolong, aku nangis kepijer,,,soalnya takut pulang nanti bagaimana aku gak pakai sepatu juga gak bawa tas…
Padahal tas baru di belikan kiriman dari Malaysia, saat tuh di belikan sama bu dhe wiwik istri pertama pak dhe kadis. Aku takut pulang dan gak berani pulang. Datanglah bapaknya novi (pak yayan) aku di jemput dan diantarkan pulang, sebelum pulang aku disuruh mandi dirumahnya novi. Badanku basah dan kotor semuanya.
Ayahnya novi bilang baik-baik sama ayahku dan ibu sehingga aku tak dimarahi sebaliknya malam harinya aku langsung di ajak kemalang untuk beli seragam, sepatu, dan tas. Besuk aku ke sekolah temen - temenku ngeliatin aku,,, di fikir aku dimarah’i..heheh…
Temen-temen ku pada takut kalau ayah dan ibu ku ke sekolah cari yang namanya galih dan si mendung mereka berdua gak masuk sekolah. Setelah itu, seingatku kita olah raga karena kelas A dan B setiap olahraga digabung jadi aku mengenal sisi teman-teman anak B, anak kelas B penuh dengan kesederhanaan dan juga tidak neko” tapi ada temen cewek dia tuh uda sok cantik, sok gaya, rambut bersemir coklat kayak anak nakal, padahal tampang wajahnya… hehehehhh,,, maklumlah cah ndeso,,,, hixixixiix,,
 udah agh kuq aku jadi ngenyek dia,,, tapi dia gitu-gitu walau sering tengkar gara-gara rebut bola juga dia tuh fikir katanya aku rebut si ade (cowok yang di sukai si rambut pirang dan si mendung) ikh,,,, ngapain ku suka sama si ade,,,diakan uda nakal malaz belajar juga jahat, gara-gara dia antara aku, si singa rambut pirang dan mendung saling tegkar saja. Padahal salahku ini apa sih,,,aku gak tau apa-apa tetep aja disalahkan. Aku berangkat sama si ade,,egh dua macan tuh langsung ngraong-ngraong seperti klaparan liat daging yang sedang di pegang orang..heheh…
Tapi saat setiap olah raga aku dekat dengan seorang cowok namanya si adit, sebenarnya gak dekat tapi dia tuh suka godain aku selalu bilang kamu dicari sama johan,,,,,kamu disukai ma johan,,,,,aku kan jadi penasaran waktu tuh,,,,aku aja gak kenal ma anak tuh,, kenapa dia bisa suka sama aku,,,, aneh,,,,bin konyol,,, kemudian tidak hanya tuh saja,,, si ade jadi pemarah gara-gara johan suka sama aku,, dan ade slalu ngerjain aku setiap aku mau beli makanan d SD 02. Dan aku selalu lari ketakutan setiap kesana karena aku takut di apa - apain sama anak-anak tuh,, ikh,,, seremmmm….!!!!
Kemudian tak lama tuh lah,,aku cuek aja mau ada yang bilang sama aku siapa ini itu, aku gak peduli karena aku gak ada yang suka. Karena aku gak ingin dapat musuh..gara cowok aku dimusuh’I oleh temanku sendiri,
Yang pertama tuh si Ade, dia disukai oleh si mendung ma si rambut pirang; ke dua si Galih dia di sukai sama nita anak karang duren; ke tiga si pendik A(temen sekelas) dia disukai sama novi; ke empat si pendik B (kakak tingkat ank B); ke lima si sugeng di sukai sama si kiki; ke enam andika (kakak tingkat) di sukai sama mbak windi; ke tujuh si firdaus(kakak tingkat); dan terakhir setahu saya yah johan nie,,,soalnya aku gak pernah bertemu bertatapan langsung saling nyapa juga kabar dia suka hanya lewat seorang teman saja.
Tapi dari para cowok teman SD tuh semuanya pernah kena marah ayah dan ibu ku. Karena sama orang tuaku aku gak boleh suka sama anak nggolek dan dikarenakan masih kecil gak boleh pacaran tujuan ku sekolah ya belajar dan cari ilmu, tapi kalau ada cowok yang nekat ingin dekati aku yah bukan salahku kalau ayah ma ibu ku marah’i dia (ngelabrak).
Dari aku kecil aku sudah di didik oleh ke dua orang tuaku hidup disiplin, bahasa Indonesia, tatakrama, tidak boleh keluyuran pulang sekolah ya pulang kalau tujuannya les ya les, kalau mau bemain teman-temannya di undang kerumah dan juga yang selalu diingatkan sampai aku kena marah yaitu rajinlah solat 5 waktu dan rajin ngaji juga menabung sodaqoh kalau ada sumbangan di ngaji ,sekolah ataupun masjid.
Walaupun aku tak boleh bermain sama teman-temanku yang sekiranya gak jelas (mbambong atau ngelayong) dan bagaimana caranya aku bisa keluar rumah karena aku selalu di ejek sama temenku-temenku katanya aku anak di pingit di suruh di rumah ae gak boleh main sama temen-temennya, dan temenku juga takut jadinya kalau mau ngajak aku keluar, aku piker-pikir kalau seperti ini teruz meneruz aku jadi gak punya teman jadi aku buat cara saat itu aku bilang ma temen dan ibuku besok bahwa temen - temen main kerumah masak - masakkan dan ibu yang belanja sedangkan aku sama temen-temen yang masak teruz gentian giliran juga sampai kerumah temen-temenku juga. Yang selalu belanja masak’an selalu aku tau sendirilah mereka bagaimana..!
Hidupnya pas-pas’an sangu sekolah saja terkadang aku yang belikan temanku jajan seperti kiki, mbak astik, dan tina karena kasihan teman-teman lain jajan yang enak-enak terkadang mereka hanya diam saja bilangnya puasa.
Aku kalau teman sudah baik sama aku gak pernah melihat diam saja kalau mereka gak jajan apalagi aku liat mereka itu setiap pagi gak pernah sarapan beda dengan aku setiap pagi selalu sarapan dan minum susu waktu kecil ibu selalu masak dan hidangan di meja makan itu 4 sehat 5 sempurna.
Entah karena aku ini lemah dan gampang sakit mungkin orang tuaku jadi memanjakan aku. Dari aku TK sampai aku dewasa ini aku masih tetap saja mimisan,,,aku berobat kemanapun tak kunjung sembuh, setiap aku kecapek’an atau kena hawa dingin selalu mimisan.
Sehingga orang tua ku lebih perhatian kepada anaknya dalam memberi nutrisi dan memantau belajar anak. Apalagi kalau aku sehabis nangis selalu sudah mimisan keluar sebanyak - banyaknya makanya itu dulu waktu kecil walaupun aku uda minum susu makanan terjaga nutrisinya dan rajin minum vitamin tapi badanku gak bisa gemuk, karena mungkin itulah sakit yang ku derita setelah kecelakaan saat bermain di TK .
Aku selalu mengenang kejadian tersebut saat salah satu seorang teman yang mendorong aku sampai jatuh terperosok di permainan. Sampai kapanpun aku tak akan pernah memaafkan mereka, karena mereka sudah jahat,,
Aku benci sama mereka, lebih baik aku tidak punya teman seperti mereka daripada aku selalu di hantam teruz,,, itulah kisahku saat SD, sebenarnya masih banyak tapi aku singkat saja dan apa yang aku ingat aku ceritakan karena maklumlah manusia memiliki daya ingat tidak seperti mesin computer.

seperti makan kacang cinta itu


SEPERTI MAKAN KACANG

Cinta akan di uji dan ujian itu adalah ketika cinta harus memilih. Bukan antara yang dicintai dengan yang tidak di cintai atau yang baik dengan yang buruk, melainkan ujian itu adalah ketika harus memilih antara dua hal yang sama-sama kita cintai.
Tidak ada kebaikan yang hilang. Barang siapa menanam, dia akan mengetam.
Cinta akan selalu di uji. Tanpa ujian tidak bisa diketahui kualitas cinta karena cinta bersemayam jauh dalam hati. Cinta diekspresikan lewat perbuatan. Dengan perbuatan kita bisa mengetahui tanda-tanda cinta. Cara paling nyata adalah dengan memberi. Tanpa kesediaan memberi, pernyataan cinta patut diragukan.
Memberi materi itu penting tetapi ini hanyalah salah satu dari bentuk pemberian. Memberi perhatian dengan bentuk kepedulian adalah pemberian yang tinggi nilainya. Ini Nampak gampang tetapi banyak orang tidak bisa melakukan.
Apakah anda cukup peduli dengan istri anda, bersedia mendengarkan ceritanya, memberikan nafkah lahir dan batin, mendengarkan keluhannya dan pendapatnya? Apakah anda peduli dengan anak anda, bersedia mendengarkan usulannya, memberi jalan untuk mandiri dan berkembang atau sekedar memberi duit dan sudah merasa memberi cinta?
Ini ada sebuah kisah nyata antara ustadh dan seorang santri yang menanyakan dalam suatu hubungan dengan lawan jenis seperti makan kacang.
“Jangan berduaan dengan lawan jenis. Setan menjadi yang ketiga”, kata ustadz. “kalau dengan orang yang lebih tua,tidak apa-apa bukan? Sahut seorang santri.
“Tetap tidak boleh karena berduaan antara laki-laki dan perempuan itu seperti makan kacang”’ jawab ustadz. Penjelasannya maksudnya di sini adalah hubungan lawan jenis, laki-laki dan perempuan diatur sedemikian rupa dalam ajaran Islam.
Seringkali kehidupan ini hancur bermula dari kontak antara keduanya melampaui kelaziman yang ditetapkan agama. Secara umum islam sudah menggariskan agar jangan sampai kita mendekati perbuatan zina. Mengapa agama menggunakan larangan jangan mendekati, bukan langsung bilang jangan berzina!? Kita semua sudah tau jawabannya. Itu pertanda betapa besar bahaya dan dampak buruk yang diakibatkan perbuatan zina.
Ada sejumlah petunjuk praktis agar tidak terjerumus dalam zina. Misalnya tidak boleh berduaan antara laki-laki perempuan ditempat sepi, tidak boleh wanita membiarkan aurat terbuka, atau sengaja menarik perhatian laki-laki. Seorang santri bertanya mengapa tidak boleh berduaan?
“Jika kalian berduaan, setan yang ketiga”. Jawab ustadz.   “Umur berapa tidak boleh berduaan?”
“Tidak ada batas umur, asal sudah baligh”
“Kalau dengan perempuan yang lebih tua, STW (setengah tua)?”.
“Tetap tidak boleh karena berduaan itu seperti makan kacang”. “Maksud ustadz….?”
Ustadz tidak menjawab tetapi malah menyuruh ke tiga santri itu untuk makan kacang rebus. “jawaban setelah kalian menghabiskan kacang ini” kata ustadz. Sang ustadz memperhatikan dengan seksama muridnya yang sedang melahap habis kacang itu. Sang ustadz memperhatikan dengan seksama. Tiga murid itu tidak faham dengan maksud ustadznya yang telah menyamakan berduaan dengan lawan jenis seperti makan kacang.
“Saya perhatikan cara kalian makan kacang tadi, semuanya sama.  Mula-mula kalian ambil yang mentes, padat berisi lalu yang kurang berisi. Demikian juga sikap kalian dengan perempuan. Kalau ada yang padat berisi, montok, kalian pilih mereka. Tetapi kalau tidak ada, yang kampong,kemps setengah tuapun akan kalian ambil juga. Maka berduaan itu dilarang walaupun dengan orang setengah tua. Setan sangat kuat”.
Mereka terdiam. Lalu tertawa sambil mengangguk-angguk. “ sebaliknya kita yang muda-muda ini segera kawin ya,,,supaya tidak terjerumus godaan setan”, kata salah seorang santri. “Maksud saya nikah siri dulu, guru. Nanti setelah lulus kuliah, kita nikah beneran”.
Ustadz menjawab tegas: “Semua nikah itu nikah beneran yang tidak nikah beneran itu namanya bukan pernikahan.
Tujuan utama pernikahan bukan sekedar menghalalkan hubungan badan tetapi tujuan pernikahan adalah membentuk keluarga sakinah, mawaddah, warrohmah. Dalam islam suami bertanggung jawab penuh kepada istri. Ketika seorang laki-laki mengawini perempuan sebagai istri, maka dia harus bertanggung jawab atas semua kebutuhan istrinya, jasmani dan rohani.
Jangan ambil enaknya saja. Dia bebas menggauli istrinya tetapi semua kebutuhan istrinya diserahkan kepada mertuannya. Ini suami tidak bertanggung jawab. Kalau belum mampu jangan menikah. Islam tidak mengajarkan nikah siri kalau belum mampu. Lalu apa jalan keluarnya?
Waman lam yastathi’ fa alaihi bis shaumi fainnahu lahu wijaun”, (Barang siapa belum mampu (menikah) hendaklah dia berpuasa karena puasa itu mengurang syahwat baginya). HR Muttafaq Alaihi.

Jadi mereka yang belum mampu menikah karena masih sekolah, belum kerja atau sebab lainnya, dianjurkan berpuasa, bukan nikah siri. Puasa ini lah jalan terbaik dan dibenarkan agama. Namun banyak pemuda sekarang, menikah belum mampu tetapi berpuasa tidak mau. Yang dia pilih semaunya sendiri lalu nikah siri.
Audzu mindalik semoga saja saya melangsungkan pernikahan secara agama islam dan sesuai aturan norma di Negara Indonesia serta Legal.